Artikel

Bike to woles

Senin, 12 Desember 2016 | 00:00:00

Rutinitas keseharian kadang membuat kita jenuh.  Kejenuhan yang kalau tidak segera kita atasi akan semakin menumpuk dan menjadi semacam tekanan  yang juga sering diistilahkan dengan kata “stress”.

Untuk menghindari  stress karena kejenuhan tersebut kita perlu menyegarkan pikiran kita dengan berbagai macam cara seturut kesukaan kita.

Hobi atau kesukaan yang paling sederhana adalah bersepeda, selain sederhana juga mempunyai dua daya penangkal  “stress” sekaligus yaitu pertama dengan seringnya kita berolahraga, dalam hal ini dengan sepeda kesehatan yang prima kita akan dengan sendirinya membuat penangkal sakit, baik dari fisik termasuk pikiran; yang kedua dengan  bersepeda kita bisa melihat keindahan dan kesegaran alam sekitar yang tentunya  berdampak pula pada kesegaran pandangan dan pikiran kita, terlebih apabila kita suka bersepeda dalam kelompok; akan semakin membuat kita senang karena makin banyak teman dan saudara yanag kita ajak bersuka ria bersama.

.

Nah, berbicara tentang bersepeda banyak cara atau gaya bersepeda yang setiap orangnya berbeda, ada yang memang untuk tujuan olahraga, semacam kompetisi. Tapi tidak sedikit pula yang bersepeda dengan tujuan refreshing.

Memaknai bersepeda untuk refreshing adalah melakukan aktifitas bersepeda dengan tujuan untuk berwisata, entah tujuan tersebut dalam jara dekat sedang maupun jauh.

Dan, bagi saya berwisata adalah benar benar meluangkan waktu yang senggang atau istilah jawanya adalah “selo” sehingga saat melakukan aktifitas  bersepeda,  saya melakukannya tidak dengan cara tergesa alias slow.

Nah, dari kata “sela” dan “slow” tersebutlah saya kemudain menamai setiap aktifitas sepeda saya dengan istilah Bike To woles, dimana kata woles tersebut sedikit saya modifikasi juga dari kata “slow”

Jadi, bike to woles adalah semangat bersepeda dengan menikmatinya secara perlahan dan seksama.

Dan andai beberapa saat yang lalu saya sudah beberapa kali membuat acara bersepeda dengan tajuk bike to woles dengan diikuti oleh banyak teman,  bike to woles tersebut bukanlah mewakili sebuah komunitas (yang saya pimpin) akan tetapi mewakili semangat, semangat yang bisa dilakukan oleh siapapun, semangat untuk melakukan bersepeda dengan cara  #woles.

Begitu juga apabila beberapa saat yang lalu dicetak kaos bike to woles, yang pada produksi pertama sudah dicetak sekitar 20 dan produksi kedua sekitar 50 kaos, itu bukan kaos milik satu komunitas saja akan tetapi siapapun boleh memiliki dan membuatnya yang sama ataupun mungkin dimodifikasi yang lebih baik lagi.

"Happiness is a journey, not a destination; happiness is to be found along the way not at the end of the road, for then the journey is over and it's too late. The time for happiness is today not tomorrow." ~ Quoted by Paul H Dunn

 

Kebahagiaan adalah perjalanan, bukan tujuan, kebahagiaan bisa didapat disepanjang perjalanan bukan di akhir perjalanan saja, jika tidak demikian ketika perjalanan berakhir, Anda sudah terlambat untuk menikmati kebahagiaan tersebut. Kebahagiaan adalah hari ini, bukan esok.

.

Kebahagiaan bukan memikirkan segera sampainya tujuan kita bersepeda akan tetapi adalah saat kita melakukan perjalanan bersepeda dengan menikmatinya secara perlahan dan seksama ...

Dengan cara bike to #woles ...

.

Cusss!

.

Catatan :

Komunitas Pitnik Jogja yang memaknai ngepit itu nikmat dengan ritme bersepeda secara santai dan menekankan pertemanan yang cair sangat cocok bagi saya untuk menyalurkan aktifitas Bike to Woles

Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas