Artikel

Blue Lagoon

Sabtu, 21 Februari 2015 | 21:15:00

Bagi Anda yang senang berenang dengan bebas, tertawa lepas tanpa formalitas, inilah tempatnya.

Juga sangat bagus bila bisa mengabadikannya moment menyenangkan dan langka tersebut dalam bentuk sebuah gambar ataupun foto yang menarik.

Tempat yang sejuk, banyak pepohonan rindang; air yang mengalir bening memanjang hingga bisa  dinikmati untuk orang yang tidak terbatas,

Pingin tahu secara lengkap ?

Mari ikuti perjalanan wisata sehat santai dan menyenangkan ini tahap demi tahap.

--->

Perjalanan yang tidak terlalu jauh dengan menggunakan sepeda ini saya awali dari Tugu Jogja, sebuah monumen cagar budaya yang melegenda dan tak terpisahkan dengan kisah dan sejarah Jogja; sehingga apabila orang ke Jogja tanpa mempunyai kenangan berupa gambar/foto dengan latar belakang tugu, rasanya kurang lengkap.

Karena tujuan saya ke Blue Lagoon adalah untuk bersenang senang sambil berolahraga secara santai, maka saya mengendarai sepeda saya dengan ritme yang santai, sesuai dengan kemampuan tenaga dan napas saya, kadang berhenti sejenak entah sekedar beristirahat ataupub mengambil beberapa gambar yang menurut saya menarik untuk diabadikan, untuk kemudian melanjutkan perjalanan mengayuh sepeda dengan ritme yang sama. Pelan dan benar benar menikmati semua suasana disekitar dengan seksama, karena jalur yang saya pilihpun adalah bukan jalur utama melainkan jalur yang dikanan kirinya bernuansa sawah ladang pedesaan yang masih segar.

Jalur yang saya lewati adalah jalur yang biasa dilewati para pesepeda saat menuju sebuah tempat berkumpul para pesepeda baik pesepeda Jogja maupun pesepeda luar jogja yaitu warung makan “warung Ijo” yang begitu populer dikalangan para pesepeda. Hanya saja untuk sampai ke tempat berenang ataupun pemandian Blue Lagon saat di penunjuk kecepatan menunjukkan di kilometer 13 maka kita harus berbelok kearah kanan menuju jalan utama, yaitu jalan kaliurang.

Setelah sampai di jalan kaliurang, untuk lebih mudahnya kita mencari Alfa Mart yang pas posisi di KM 13.

Adapun jalan untuk menuju ke Blue Lagoon adalah jalan yang berada tepat di depannya. Dari tempat ini sangat mudah untuk melanjutkan perjalanan dan mencarinya, yaitu tinggal menuju kearah timur kurang lebih 5 KM. Apabila Anda menemukan pasar, maka setelah pasar bila ada pertigaan, pilih saja yang kearah kanan. Nah, kira kira 200 M akan Anda temukan sebuah gapura berwarna kuning yang disamping ada  petunjuk arah yang bertulisan Blue Lagoon.

Gapura berwarna kuning yang disebelah sisinya ada petunjuk arah berbunyi Blue Lagon

Dari gapura Blue Lagon hanya tinggal sekitar 200 meter.

Belum sampai seratus meter masuk gapura, sudah kita temukan satu petunjuk arah lagi, termasuk informasi tentang disediakannya homestay di sekitar Blue Lagoon

Adapun untuk biaya masuk ke Blue Lagoon hanya Rp 1000,- biaya parkir sepeda juga Rp 1000,- sehingga untuk berenang kita cukup hanya mengeluarkan uang Rp 2000,- dengan catatan tanpa menyewa ban atau alat pelampung lainnya.

Loket pembelian karcis sekaligus pintu masuk yang bertuliskan ucapan selamat datang di Blue Lagoon

Selain tempat parkir yang sanagat representatif, warung makannyapun juga sudah cukup banyak, tentu saja warung makan ala kadarnya tapi murah meriah.

Salah satu warung yang ada di kanan kiri jalan yang dilalui

Seperti yang saya utarakan diawal tulisan, tempat pemandian dan bermain air ini memanjang. Nah, untuk menambah kenyamanan bagi pengunjung,  di atas aliran sungai yang memanjang tersebut  dilengkapi dengan prasarana gubuk gubuk yang sangat membantu untuk sekedar beristirahat bersama keluarga bagi yang sekedar ingin melihat lihat saja tanpa berenang, sambil juga bisa menikmati bekal yang barangkali dibawa dari rumah; hanya saja agar kebersihan Blue Lagon tersebut tetap terjaga, sebaiknya Anda jangan membuang samapah sembarangan, karena di lokasi tersebut juga disediakan tempat samapah yang sudah dibedakan untuk setiap jenis sampah.

Salah satu gubug diantara puluhan gubug yang disediakan, dipasang berderet menyesuaikan arah aliran sungai 

Agar Anda tidak hanya sekedar membayangkan saja bagaimana keindahan dan kesegaran Blue Lagon melalui paparan cerita saya, saya bagikan saja lagi beberapa sudut sudut dan moment yang sempat saya abadikan.

Oh ya, pemandian Blue Lagon ini juga sering disebut pemandian Tirta Budi. Saya juga belum sempat menanyakan asal usul kenapa pemandan yang terletak di desa Dalem Widodomartani Ngemplak Sleman yang pada tanggal 22 Maret 2015 mendatang akan ada pertunjukan kuda lumping dan campursari yang juga akan dihadiri oleh bupati Sleman ini bisa disebut Blue Lagon. Ada juga yang mengatakan bahwa karena airnya berwarna biru tosca itulah maka nama kolam pemandian ini disebut Blue Lagon, akan tetapi karena saat saya berada di tempat airnya tidak berwaena biru tosca, maka saya jadi sedikit penasaran

Di kesempatan lain, saya akan coba menanyakan asal usul kenapa pemandian tersebut dinamakan Blue Lagon, sekaligus kembali menikmati alam sambil  berenang di kebeningan aliran air dan juga kebeningan gadis gadis desa setempat, serta mengambil beberapa gambar lagi, siapa tahu bisa mendapatkan gambar berupa pemandangan yang lebih bagus, serta gambar gadis desa yang bening, gadis desa Blue Lagon ...

Byuur, mari menyebur  ...

Dua gambar dibawah ini menunjukkan betapa betapa beningnya air pemandian Blue Lagoon sehingga para pengunjung yang sedang berenang begitu terlihat senang tertawa lepas menikmati kesegaran airnya: 

Sisi lain panjangnya aliran sungai Blue Lagoon yang bisa juga sekedar untuk bermain air tanpa berbasah basah pakaiannya :

Dan, inilah gadis desa Blue Lagoon yang bening ... 

smiley

Lereng Merapi Pebruari 2015

Komentar Untuk Berita Ini (1)

  • danang Minggu, 22 Maret 2015

    Hasil fotonya bagus sekali....

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas