Artikel

Jalur Gowes Segitiga Emas

Selasa, 15 Agustus 2017 | 00:00:00

Orang bersepeda mempunyai tujuan yang berbeda beda, ada yang untuk prestasi, untuk kebugaran tubuh, untuk berwisata santai ria karena bisa menuju tempat tempat  indah di pelosok yang  tidak bisa dijangkau dengan kendaraan bermesin; serta ada pula yang bertujuan untuk mencari  tantangan,  salah satunya adalah bisa mengatasi tanjakan.

Jalur yang akan saya paparkan berikut ini adalah jalur bersepeda yang merupakan kombinasi hal diatas, kecuali untuk prestasi. Jalur ini saya sebut sebagai Jalur Gowes Segitiga Emas karena ada tiga destinasi menarik yang bisa menyalurkan keinginan beberapa kegemaran beberapa yang saya sebut diatas.

Saya akan memuianya dengan memaparkan Jalur Gowes tersebut satu persatu.

Kampung Pitu

Adalah sebuah kampung yang bernama Kampung Pitu yang dalam bahasa Indonesianya berarti Kampung Tujuh dimana di kampung tersebut mempunyai tradisi turun temurun yang hanya memperbolehkan di kampung tersebut  berisi tujuh keluarga. Dalam artian bukan jumlah orangnya melainkan jumlah kepala keluarganya.

Andai ada anak dari keluarga tersebut menikah, maka anak tersebut harus pindah dan menetap di kampung lain, namun tetap diperbolehkan bersilaturahmi ke kampung tersebut.

Jalur untuk menuju Kampung Pitu tidaklah sulit. Apabila Anda dari arah Jogja tempat pertama kali yang  Anda tuju adalah perempatan Patuk Gunung Kidul yang berjarak sekitar 17 kilometer dari Jogja.

Apabila sudah sampai perempatan patuk Gunung Kidul silahkan Anda menuju kearah kiri dan ikuti jalan aspal dengan petunjuk menuju Embung Nglanggeran. Andai Anda sudah menemukan perempatan besar dengan petunjuk besar besar ke beberapa arah diantaranya kalau kearah kanan adalah menuju Nglanggeran silahkan Anda untuk tetap lurus. Apabila sudah menemukan pemancar salah satu televisi nasional kemudian kearah depan sedikit ada desa Semilir, jalur menuju ke Kampung Pitu tinggal beberapa meter lagi. Tanda paling jelas adalah di kanan jalan yang menuju kampung pitu jalannya terbuat dari beton dua sisi. Mulai dari sini setelah naik beberapa kilometer sebaiknya Anda jangan segan untuk bertanya apabila ragu untuk meneruskan perjalanan karena ada beberapa kali perseimpangan yang akan Anda temukan.

Nah, apabila Anda sudah sampai diatas, jangan ditanya bagaimana keindahan pemandangan lepasnya, apalagi saat Anda melihat embung Nglanggeran yang berada dibawahnya, begitu indahnya!

Maka jangan lupa untuk mengabadikannya, baik dengan kamera foto maupun video.

Apabila Anda sudah puas menikmati keindahan pandangan lepas dari ketinggian kampung pitu, Anda bisa turun dan melanjutkan tujuan kearah jalan yang sama saat naik untuk kemudian bila telah sampai di perempatan besar dengan petunjuk petunjuk besar, silahkan Anda arahkan tujuan kearah kiri menuju ke Embung Nglanggeran.

Embung Nglanggeran

Embung  yang diresmikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X pada 19 Februari 2013 adalah telaga buatan yang berfungsi untuk menampung hujan yang dimanfaatkan untuk perkebunan petani pada saat musim kemarau. Terletak di desa Nglanggeran Patuk Gunung Kidul.

Meskipun telaga atau embung ini embung buatan namun karena berada diketinggian, embung ini jadi menarik minat wisatawan yang datang dari berbagai daerah. Banyak yang datang tidak hanya sekedar menikmati keindahannya melainkan karena berniat menyempatkan waktu untuk hunting foto foto. Untuk itu selain Anda mengabadikan gambar gambar indah di Kampung Pitu, di Embung Nglanggeran ini, jangan lupa pula abadikan juga momen momen indah Anda!

Apabila Anda sudah cukup menikmati keindahan Embung Nglanggeran dan sudah cukup pula dalam menata ulang nafas dan tenaga Anda serta siap kembali melanjutkan perjalanan berikutnya, maka terakhir kali Anda bisa melanjutkan ke destinasi baru yang cukup bagus pula sambil menikmati makan disebuah resto, yaitu Batoer Hill Resort & Resto.

Batoer Hill Resort & Resto

Batoer Hill adalah Resort dan Resto yang berada di ketinggian pegunungan yang didesain sedemikian rupa sehingga cukup menarik untuk menikmati makan dan minum disini sambil melihat pemandangan lepas alam pedesaan,  ditimpali dengan desain tata letak Batoer Hill Resoert & resto yang  sedemikian rupa dimana desain desain tersebut  makin mempercantik suasana pandang, yang akan sangat sayang bila tidak Anda abadikan!

Untuk beberapa makanan seperti nasi goreng dan beberapa menu lainnya Anda bisa pesan langsung saat datang, akan tetapi untuk menu ingkung yang menurut saya cukup lezat karena bumbunya cukup merasuk,  Anda harus memesannya sehari sebelumnya. Yang jelas konsep masakan dii Batoer Hill Resort & Resto adalah masakan Jawa Asli dengan bumbu bumbu asli dari para leluhur.

Selain resto, bila Anda ingin menginap Batoer Hill juga menyediakan bungalouw seperti yang bisa Anda lihat gambarnya dibawah .

Untuk informasi lebih lengkap Anda bisa menghubungi ibu Untari dengan CP 0858-0193-8827.

Demikianlah paparan saya mengenai  jalur gowes segitiga emas secara seklias. Mengenai urutan jalur mengapa saya memulainya dari Kampung Pitu ?

Menurut saya lebih baik kita mengawalinya dari paling atas dulu yaitu Kampung Pitu kemudian kearah yang agak bawah yaitu Embung Nganggeran dan kemudian kebawah lagi menuju  Batoer Hill Resort & Resto.

Satu hal yang bisa menjadi catatan,  saat perjalanan dari arah Embung Nglanggeran ke Batoer Hill yang awalnya menurun sekitar 4 sampai 5 kilometer,  saat belok kekiri sekitar dua kilometer kearah Batoer Hill jalannya cukup menanjak. Akan tetapi karena setelah tanjakan yang cukup lumayan tersebut Anda bakal bisa bersantap sambil menikmati pemandangan lepas yang indah, rasanya hal itu bukan masalah yang besar, apalagi apabila Anda berniat untuk menginap di tempat tersebut sambil menikmati pemandangan paling terindah, yaitu saat senja, saat mentari menuju peraduannya!

Apabila Anda tidak menginappun saat pulang perjalanan ke Jogja tidak lagi ada tanjakan yang berarti, terutama untuk Anda yang sudah terbiasa menikmati tantangan tanjakan.

Perjalanan Gowes Segitiga Emas tersebut bisa juga Anda lakukan secara terbalik apabila Anda ingin menikmati suasana senja terlebih dahulu di Batoer Hill & resto sambil menginap dan ingin menikmati pula suasana Embung Nganggeran sepagi mungkin.

Mari silahkan, pilihan ada ditangan Anda, yang jelas agar tidak penasaran bagaimana sensasi perjalanan Jalur Gowes Segi Emas itu, kenapa Anda tidak mencobanya ?

Cusss!

Foto foto yang lain bisa Anda lihat disini

Komentar Untuk Berita Ini (1)

  • Dion Minggu, 01 Oktober 2017

    Wuaaaooow... pingin gowes ke sini pak Daniel. Kapan2 kabar2 njih pak Daniel Kalo ada jadwal ke sini. Saya pingin ikut. Maturnuwun.

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas