Artikel

Jembatan Unik yang hanya ada di Jogja dan Belanda

Selasa, 28 Juli 2015 | 00:00:00

Pernahkah Anda bersepeda sampai ke Jembatan Unik yang hanya ada 2 di dunia ini yaitu di Jogja dan di Belanda, yang tepatnya berada di daerah Kulon Progo ?
Banyak orang Belanda yang sudah sampai di tempat ini berwisata dengan sepeda.
Apakah Anda tidak ingin melakukan hal yang sama ?
Adalah sebuah perjalanan bersepeda yang menyenangkan bila Anda memilih untuk pergi berwisata dengan sepeda ke tempat ini yang sekaligus juga ada rute lanjutan yang tidak kalah menariknya di sekitar jembatan tersebut, baik sekedar untuk merasakan kesegaran dan melihat keindahannya alamnya maupun untuk mengabadikan dalam bentuk gambar, karena alangkah sayangnya bila beberapa peninggalan jaman Belanda yang unik dan klasik ini tidak Anda lihat sendiri dan dokumentasikan dalam bentuk gambar yang indah.

Mengenai Jembatan yang saya maksud “wikepedia” menuliskan bahwa :

Jembatan Progo adalah nama jembatan yang menghubungkan Sedayu, Bantul san Sentolo Kulon Progo.
Jembatan yang dikelola oleh DAOP VI Yogyakarta ini lebih dikenal oleh penduduk dengan sebutan Jembatan Mbeling.
Jembatan ini di bangun oleh Staatsspoorwegen (SS) pada tahun 1930 dan di renovasi oleh Djawatan Kereta Api Indonesia (DKA) tahun 1957 dengan kontsruksi baru. Kontruksi jembatan ini mempunyai konstruksi yang terunik di Indonesia dan hanya ada 2 di dunia. Jembatan yang satu lagi ada di Belanda namun sudah tidak difungsikan lagi.
Jembatan yang terletak di sebelah utara Jalan raya Jogja-Wates- Purworejo dengan panjang 96 meter dan membentang diatas Kali Progo ini memiliki kontstruksi baja yang kukuh sehingga tahan terhadap gempa bumi. Titik tumpuannya tidak mati dan menggunakan sistem roll, serta memiliki penyangga di tengah tengahnya, sehingga tidak ambrol jika diterjan arus deras Kali Progo
Jembatan yang menonjolkan kebudayaan Jawa ini, antara lain apabila seseorang berjalan di tengah rel yang dilintasi jembatan ini, maka struktur kerangkanya akan membentuk seperti gunungan wayang. Sehingga menjadi daya tarik railfans (pecinta kereta api) yang berburu kereta api di sekitar jembatan ini. Bahkan jembatan ini menjadi objek studi konstruksi jembatan bagi para peneliti di bidang teknik konstruksi. Jembatan baruSunting Pada saat penggandaan jalur kereta api Kutoarjo-Purwosari, dibuatlah jembatan baru di selatan jembatan lama. Berbeda dengan jembatan lama, jembatan baru ini dilengkapi pilar dengan konstruksi jembatan yang berbeda. Konstruksi ini ada di semua jembatan baru di Indonesia apabila jalurnya digandakan.
(https://id.wikipedia.org/wiki/Jembatan_Progo)

 #Jembatan yang sebelah kanan adalah konstruksi yang lama yang dibangun Belanda sedang yang kiri adalah konstruksi baru

#Pemandangan lain disisi timur jembatan yang cukup indah

Nah, untuk bisa melihat lihat secara seksama bahkan juga untuk membuat sebuah dokumentasi dalam saat bersamaan paling nyaman adalah bila kita ke tempat ini dengan memakai sepeda karena dengan sepeda akses untuk melewati dan melihat dua arah pandang yang berlawanan sangat mudah, sedangkan apabila memakai kendaraan lain harus berputar berkilo kilo meter dan sedikit sudah mencari jalurnya.
Adapun perjalanan bersepeda yang saya lakukan bersama sekitar 13 orang ke tempat ini melalui arah sebelah timur Jembatan, untuk kemudian bergerak pindah menyeberang kearah barat dengan sedikit menuntun sepeda karena jalan yang dilalui sedikit sempit dan berkerikil.
Dari arah sebelah barat inilah sebuah Angle atau sudut pandang untuk mengambil gambar sangat bagus, terutama saat ada kereta api lewat yang terlihat sedang berkelok pada rel kereta api; sebuah angle yang sangat bagus menurut saya apabila waktu yang diambil tepat.
Hanya sayang saat pengambilan gambar, matahari yang sangat terang membelakangi obyek sehingga hasil tidak bisa maksimal. Untuk itu bila Anda ingin melakukan hal yang sama saya sarankan datanglah disaat sore hari dimana matahari berada di depan obyek ...
Bukti bahwa tempat ini adalah sebuah tempat yang sangat bagus untuk pengambilan gambar adalah setiap ada tamu dari Belanda yang datang dan berkunjung ke desa sekitar jembatan ini, selalu diajak ke tempat ini untuk kemudian sambil melihat keindahan dan ke unik an jembatan tertarik untuk mengambil foto beberapa kali ...

# Dalam perjalanan wisata sepeda ini saya dan kawan kawan bertemu dua rombongan tamu Belanda yang juga sedang melakukan wisata dengan sepeda dan diantar oleh dua orang pemadu yang berbeda


Setelah cukup menikmati keindahan alam dan keunikan jembatan Anda bisa melanjutkan pergi ke sebuah tempat dimana disitu juga ada sebuah bangunan penin ggalan Belanda yang oleh penduduk sekitar dinamakan “bukrenteng”, dimana disini Anda juga bisa membuat sebuah foto dengan latar bukrenteng yang klasik.

# Bangunan peninggalan Belanda yang oleh penduduk setempat dikenal dengan nama Bukrenteng karena susunannya yang berjejer seperti "di renteng"

Di sepanjang perjalanan menuju bukrenteng pun dimana jalannya berkelok dengan sedikit menurun dan menanjak ini menyajikan pemandangan indah dan menyegarkan.
Nah, apakah Anda penasaran ?
Jika demikian, silahkan Anda Coba wisata sepeda yang menyenangkan ini dengan bersama sama teman yang lain.

 

Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas