Artikel

Perjalanan bersepeda menyusuri kebesaran Sabda (2)

Selasa, 18 Agustus 2015 | 00:00:00

Karena terkesan dengan sebuah sabda yang menyambungkan benang merah melampaui jaman dan nalar saya, maka saya berniat mendatangi tempat ini, sebuah tempat yang cukup menyenangkan dan menenangkan; menyenangkan untuk beristirahat menikmati segarnya semilir angin selepas gowes, dan tempat menenangkan pikiran untuk bersyukur menikmati segala keindahan dan kebesaran ciptaanNya
Ada dua hal dipikiran saya saat saya dalam perjalanan pulang gowes bersama istri saya dan beberapa teman :

Pertama, sabda orang orang dahulu begitu hebat, karena dilandasi dengan segenap laku prihatin dan olah jiwa yang intens.
Kedua, cara orang Belanda (dahulu) membangun saluran air menyesuaikan dengan arus alir air, sedangkan jaman sekarang, berusaha membelokkan dan tak sealir arus air, dan itu adalah awal bencana.

Itu saja ...


Selebihnya bisa Anda baca di perjalanan bersepeda saya ke Ancol yang pertama pada postingan saya berikut, dimana perjalanan tersebut bagi saya adalah merupakan perjalanan menyusyuri kebesaran Sabda yang selalu ingin saya ulang, dan saya ulang lagi :


http://www.kompasiana.com/datasolusindo/bersepeda-ke-ancol-sebuah-perjalanan-menyusuri-kebesaran-sabda_552c03c56ea834ac208b4575

Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas