Artikel

Sosok pesepeda yang tekun, sering mendapatkan berkah

Jumat, 12 Juni 2015 | 00:00:00

Sosok pesepeda yang tekun, sering mendapat berkah

Belum lama ini ada salah satu sahabat kita, penggiat sepeda sangat beruntung karena bisa berwisata ke beberapa tempat dengan tidak mengeluarkan biaya sepeserpun alias gratis, dan sebelumnya teman kita yang akan kita perbincangkan kali ini juga pernah mendapatkan hal yang hampir sama. Dua  kesempatan langka tersebut bisa diperoleh berhubungan dengan hobinya yaitu bersepeda dan menulis.

Ingin tahu lebih jauh lagi tentang kenapa bisa mendapat hal tersebut ?

Silahkan Anda simak wawancara saya,  yang saya buat dalam bentuk tulisan berikut ini :

Mas Nasirulah pria ramah dan murah senyum yang lahir di bulan Juli tahun 1987 sahabat yang kita bicarakan kali ini adalah  asli Karimunjawa, Jepara.  Kuliah di Jurusan Ilmu Perpustakaan UIN Suka Jogja 2007 – 2011. Dan saat ini sudah bekerja di salah satu pusat studi di FK UGM sabagai staff perpustakaan dan Admin Jurnal

Mas Nasirullah mulai rutin mempergunakan sepeda sebagai alat transportasi sehari hari sejak tahun 2013 setelah mempunyai sepeda Monarch 1.0.

Dalam setiap kesempatan termasuk saat bekerja mas Nasirullah selalu mempergunakan sepeda sebagai tranportasi sehari hari.

Kegiatan yang sering diikuti mas Nasirullah dengan sepeda antara lain adalah sepeda gembira, JLFR atau bersepeda berkeliling kota dengan kawan kawannya, dan yang paling membuat mas Nasirullah suka bersepeda adalah  sebuah motivasi menuju tempat tempat wisata yang ada di DIY dengan cara berbeda, yaitu bersepeda, untuk  kemudian perjalanan wisata bersepeda tersebut dibuat sebuah tulisan agar tidak hanya sekedar dirinya sendiri yang bisa menikmati segala keindahan yang di jumpai di setiap perjalanan wisata bersepedanya melainkan juga agar orang lain bisa menikmati juga, terlebih bisa tertarik untuk melakukan hal yang sama. Motivasi yang lebih utama adalah ingin meperkenalkan pada masyarakat Indonesia, bahwa sebetulnya di Indonesia banyak sekali keindahan yang belum diketahui dan perlu untuk terus digali dalam kemasan yang baik.

Untuk itulah mas Nasirullah mempunyai sebuah blog dengan nama nasirullahsitam.com. Walaupun menurut mas Nasirullah Blog nya berisi gado gado tapi kalau kita cermati kebanyakan adalah masalah wisata bersepeda.
Dengan adanya blog tersebut ada beberapa teman mas Nasirullah yang heran karena mas Nasirullah bisa berwisata kemana mana hanya dengan memakai sepeda dengan penuh rasa suka, padahal menurut mas Nasirullah sebenarnya masih banyak yang melakukan perjalanan keliling Indonesia dengan bersepeda, hanya saja mereka tidak mendokumentasikannya dalam bentuk tulisan yang di share ke banyak orang; sehingga sangat sayang karena hal tersebut tidak bisa dinikmati juga oleh orang lain.

Untuk itulah maka mas Nasirullah makin terpacu untuk lebih sering menulis semua pengalamannya ke dalam blog.

Berkat ketekunannya itulah rupanya Dipbudpar Jateng melihat secara positip dan tertarik mengajak bermain main atau berwisata secara gratis hanya dengan syarat harus membuat minimal 2 tulisan yang berkaitan dengan daerah daerah yang dikunjungi.

Jadi, undangan tersebut adalah sebuah bentuk apresiasi Dipbudpar Jateng kepada yang telah aktif menulis tentang wisata di Jateng. Seperti sebuah  simbiosis yang saling menguntungkan.

Mas Nasirullah dan teman teman untung dapat main-main atau berwisata secara gratis, pihak Dinbudpar pun mendapat tulisan tulisan yang mengulas wisata Jateng di beberapa blog.”


Sehubungan dengan apresiasi dari  Dinbudpar tersebut menurut mas Nasirullah bisa menjadi sebuah pengalaman yang membuat  lebih termotivasi untuk menulis. Dari hal tersebut, mas Nasirullah juga jadi tahu bahwa setiap jengkal tanah Indonesia itu indah. Dan kita harus bangga dengan Negara kita ini.


Dalam sebuah kesempatan lain, saat mas Nasirullah ingin melakukan perjalanan bersepeda di Karimunjawa yang adalah kampung halamannya sendiri . Sebuah perjalanan yang sebenarnya hanya sekedar utuk mengisi agar blog yang dikelolanya ada tulisan tentang Karimunjawa.

Akan tetapi karena pada saat yang sama ada sebuah organisasi yang ingin mendapatkan gambar gambar tentang  Karimujawa, maka ditawarilah mas Nasirullah untuk didanai perjalanannya oleh organisasi tersebut dengan imbal balik setiap perjalanannya harus di dokumentasikan untuk kemudian hasil dokumentasi tersebut diberikan pada organisasi penyandang dana tersebut.

Hal tersebut membuat mas Nasirulah menjadi sangat senang, karena dengan adanaya dana tersebut, mas Nasirullah jadi seperti pulang kampung secara free. Dan yang lebih mengejutkan adalah dana tersebut lebih besar dari yang diperkirakan oleh mas Nasirullah Sitam. Semacam rejeki yang tidak terduga!

Lalu, apa kesimpulan atas pengalaman mas Nasirullah diatas ?

Yang bisa kita dapatkan pelajaran dari pria ramah dan murah senyum yang mempunyai pendapat bahwa dalam berlalulintas yang terpenting saling menghargai ini adalah bahwa setiap hal apapun yang kita kerjakan dengan penuh ketekunan dan tanggung jawab, pasti ada sebuah hasil positip yang bisa kita tuai.

Satu contoh telah ditunjukkan oleh mas Nasirullah Sitam, yang begitu tekun menggeluti hobi bersepeda dan menulis.

So ?

Bila ingin dikenang orang hanya ada dua hal

Jadilah orang terkenal,

atau menulislah ...

Bila ingin berwisata tanpa ketergesaan, perlahan dan seksama menikmatinya

Berwisatalah dengan sepeda, seperti mas Nasirullah Sitam!

Salam gowes!

Foto foto diambil dari Facebook mas Nasirullah Sitam

Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas